Wuih sekarang cpanel terbaru fiturnya makin ciamik aja :)..Salah satu fitur yang menarik perhatian saya adalah adanya menu simple dns editor. Why? karena dengana adanya fitur ini kita bisa membuat private nameserver sendiri. Jadinya kita bisa menutupi tempat hosting kita dimana. Bagi yang punya hobi jualan paket website beserta hostingnya juga ndak perlu lagi sewa reseller hosting, soalnya kita bisa bikin private nameserver tanpa harus punya akses WHM, enak tho? :P
Langsung aja cara bikinnya aja deh ya..biar ga kelamaan.
1. Login ke cpanel account hosting dan cari menu simple dns zone editor
2. Setelah itu akan muncul halaman dns editornya, nah disini kita akan bikin tuh private name server, misal ns1.ekosulis.net yang mana akan di arahkan ke IP 208.43.140.18 (contoh aja)
3. Setelah disimpen maka record ns1 akan muncul dibawah seperti ini
Kalau sudah tinggal bikin child name server di domain control panel. Kadang tampilan setiap domain provider berbeda, intinya kita menambahkan isian hostname yang bernama “ns1″ dan merujuk ke IP “208.43.140.18″.
Nah, jadi deh kita punya private name server yakni ns1.ekosulis.net yang siap diisikan di name server domain kita :). Gampang dan simple khan?
Apa itu mod_evasive? Berdasarkan informasi yang disini, mod_evasive is an evasive maneuvers module for Apache to provide evasive action in the event of an HTTP DoS or DDoS attack or brute force attack. Ya, mod_evasive merupakan salah satu modul apache yang ditujukan untuk menanggulangi serangan HTTP DoS atau DDoS. Dengan adanya modul ini, maka kita dapat mengurangi kerugian bandwidth atau resources server akibat request yang berlebihan terhadap website kita.
Berikut cara install mod_evasive:
#wget http://www.zdziarski.com/projects/mod_evasive/mod_evasive_1.10.1.tar.gz
#tar xzvf mod_evasive_1.10.1.tar.gz
#apxs -i -a -c mod_evasive20.c
< IfModule mod_evasive20.c>
DOSHashTableSize 3097
DOSPageCount 6
DOSSiteCount 100
DOSPageInterval 2
DOSSiteInterval 2
DOSBlockingPeriod 600
< /IfModule>
#/etc/init.d/httpd restart
Sedikit penjelasan mengeani konfigurasi mod_evasive:
DOSHashTableSize : ukuran hash table.
DOSPageCount : batas maksimal request yang kita izinkan terhadap halaman yang sama.
DOSSiteCount : batas maksimal request yang kita izinkan terhadap situs website (total halaman/obyek yang berbeda).
DOSPageInterval : interval dos terhadap halaman.
DOSSiteInterval : interval dos terhadap site.
DOSBlockingPeriod : periode blocking terhadap IP yang melakukan dos (dalam detik).
Mungkin cukup ini aja :), DoS atau DDoS tidak bisa dihindari tetapi bisa diminimalisir. Salah satunya dengan menggunakan mod_evasive ini :)
Hihihi..buat para penebar backlink..nih ada trik dapat backlink dari domain ber-PR 10 :). Tentunya gratis dunk, ga usah bayar sama yang punya domain PR 10 tersebut. Ga percaya? Coba lirik trik berikut:
1. Silakan akses www.google.com/profiles
2. Terus pilih create profile
3. Masukkan account google Anda
4. Isi semua isian terkait dengan informasi profile Anda
Jadi deh..Oups terus gimana dapetin backlinknya? Santai kawan..Saat melakukan isian profile tadi, di bagian bawah ada informasi link. Nah, di bagian tersebut silakan isikan link bog Anda..Jreng..jreng…maka Anda dapat backlink gratis dari om google yang mempunya PR 10 tersebut :D. Simple khan, tapi terkadang tidak terpikir oleh kita ;).
Selamat mencoba
Sorry neh kalau postingan ini sudah agak basi bagi master2 hehehhe..tapi setidaknya ada beberapa blog yang menggunakan wordpress tapi urlnya tampak kurang friendly. Masih ada kok yang url blognya kayak begini http://bloggue.com/?p=123
.
Alangkah bagusnya kalau alamat url mencerminkan isi halaman url tersebut. Misal, kita lagi menulis tentang web hosting murah dan ok, maka alangkah indahnya kalau urlnya menjadi “http://bloggue.com/web-hosting-murah.html" ketimbang "http://bloggue.com/?p=765" ya bukan? ![]()
Lalu gimana caranya? gampang men..
wordpress ntu emang udah sangat memanjakan penggunanya. Wordpress sudah menyediakan fitur untuk mengedit permalink dengan mudah :). Caranya gampang kok, login ke wordpress admin area, terus cari menu “setting“. Nah, nanti akan ketemu sama menu yang namanya “permalink“. Kalau udah, di bagian common setting pilih opsi “Custome Structure“. Nah di bagian itulah kita mesti ngisi variable “%postname%“.
Apa itu “%postname%” ? “%postname%” itu gampangnya judul dari postingan blog kita, dengan mengisi “%postname%” pada “custome structure” nanti url halaman postingan blog akan mengambil dari judul postinganya :). Nah…jangan lupa biar urlnya lebih ciamik :D kita tambahin extension, misal .html, .php, .ganteng juga bolehh hehehhehe…. Kalau saya, isian “Custome Structore“nya adalah “/%postname%.html” , efeknya bisa diliat di url postingan ini :D