Sabtu kemarin saya ngikuitin training yang diadain oleh goodwill , sebuah fasiltas yang sungguh menarik yang diberikan oleh goodwill kepada penerima beasiswanya. Kebetulan salah satu materi yang diberikan saat training Sabtu kemarin tentang marketing. Yang cukup unik adalah trainernya. Trainernya adalah seseoarang dari unilever yang dalam kesehariannya berkecimpung dalam dunia marketing. Uniknya beliau sebelumnya adalah seseorang yang bukan background ekonomi atau lebih sepesifiknya marketing, tetapi beliau seseorang lulusan sarjana kehutanan dari IPB. Keren khan sebuah profesi yang penuh tantangan dia jalani meskipun dulu sebenarnya bukan dari bidang tersebut, dan justru hal itulah yang merupakan “differentiation” dengan yang lain.
Sebenarnya yang saya pingin sampaikan bukan trainernya, tetapi salah satu materi yang disampaikan atas pertanyaan peserta mengenai proposal sponshorship. Banyak kegiatan kampus yang dilaksanakan mahasiswa dimana sumber dana yang ada sangat minim sehingga butuh kucuran dana dari sumber lain. Untuk mendapatkan dana tambahan biasanya mereka mencari sponshorship dengan membuat dan menggandakan proposal sebanyak-banyaknya. Tetapi kenyataanya sebagian besar proposal tersebut ditolak ataupun jikalau diterima hanya memberikan bantuan non uang, produk mereka misalnya. Kenapa hal tersebut bisa terjadi?
1. Menurut tutur trainer kemarin, suatu perusahaan akan menyusun anggaran buat setiap renacana yang ditetapkan minimal 6 bulan sebelumnya. Jadi ketika proposal baru masuk 2 bulan sebelum acara, tampaknya hanya akan dilihat saja sebab sudah tak ada anggaran. Oleh karena itu, kalau kita hendak mencari sponshor buat suatu acara proposal hendaknya dibuat setahun sebelum acara diadakan ( wah..lama jga yah..tapi tak apalah daripada ga dapet duit hehehheheheh :grin: )
2. Sebagian besar perusahaan lebih suka memberikan dukungan berupa barang / produk daripada uang. Hal ini dikarenakan proses pertanggungjawaban penggunaannya lebih jelas, daripada uang yang masih diragukan proses pertanggungan jawab penggunaanya. Untuk mensiasati hal tersebut maka ketika mencari sponsorship diusahakan untuk mendapat barang-barang yang diperlukan pada acara kita, spanduk misalnya kita mintain sponshor yang buatin.
3. Selama ini type proposal yang dibuat masih gtu2 aja isinya, semacam latar belakang, susunan kepanitiaan, anggaran dana, susunan acara, dan lainnya yang penuh sesak ampe proposal tebel :mrgreen: . Padahal itu semua belum tentu dibaca oleh pihak sponshorship, yang mereka butuhkan adalah apasih benefit yang mereka peroleh dari acara itu seandaianya meraka jadi sponshor? Jadi dalam proposal sebaiknya dicantumkan keuntungan ataupun manfaat yang bisa diperoleh oleh kedua belah pihak. Jangan harap seseorang mau memberikan / melakukan sesuatu tanpa menginginkan manfaat.
4. Saat membuat proposal jangan asal buat yang banyak terus cuman diganti kepadanya / instansi tujuan proosal. Tetapi buat secukupnya saja, cari sponshor yang mempunyai misi marketing / program kerja yang sesuai dengan acara kita, lalu buat proposal sesuai dengan karakteristik sponshor tersebut. Untuk mengetahui misi marketing suatu institusi bisa dilakukan dengan melihat iklan-iklan yang mereka keluarkan.
Itu tadi beberapa tips yang diberikan oleh trainer Sabtu kemarin. Jadi, besok kalo kita mo bikin proposal ga perlu ribet, cukup simple, bermakna dan saling menguntungkan, dan tentu saja tepat sasaran.
Wah..akhirnya lega dech..coz uas dah selesai..tiinggal liburan nih..Teorinya sih libur tapi kenyataannya ga tau dech :mrgreen: Waktu liburan kayaknya bukan buat libur nie coz udah banyak to do list, sebutin ah…
1. Kemarin boznya InVirCom dah bilang suruh bikin proposal bisnis buat imulai, competisi yang diadain microsoft yang hadiah hibahnya lumayan gede..hehehheheh. Padahal deadlinenya bentar lagi tau neh terkejar pa kagak…
2. Beresin warnet, dari kemarin belum kelar-kelar coz ada ujian segala jadi mesti break dulu….moga habis ini cepet beres.
3. Rencananya mo buat sistem absensi dengan fingerprint yang langsung terhubung ke sms gateway… (wah kalo boleh buat KP sebenarnya sih lumayan…)
4. Deadline deploying project shopadoop tiba (mesti mesen n setup server dunk! )
5. Mo ikutan jalan2 akhir tahun BEM ui, nah klo yang ini menarik bgt deh kayaknya…lumayan buat refreshing)
6. Oh iya yah..bentar lagi khan MK…eng..ing eng.. :lol: .